Mike, seorang ufologist telah melaporkan kepada rekan-rekannya yang lain tentang penemuan gambar foto sangat misterius yang telah ditemukannya sedang mengorbit di sekitar matahari. Berikut laporan dan gambarnya:

Penampakan terakhir foto benda bentuk kubus pada 23 Juli 2011. Terlihat benda terbang tak dikenal berbentuk kubus disebelah kiri gambar.
Selama beberapa minggu terakhir saya telah memantau foto-foto SOHO Matahari (fasilitas NASA untuk memantau matahari).

Mengapa? Karena saya telah melihat hal-hal aneh bisa dibayangkan dan saya ingin menunjukkan kepada Anda apa yang saya temukan.
13 JUNI 2011
13 JUNI 2011 Kubus ditengah matahari

13 JUNI 2011 - Zoomed

Pada bulan Juni 2011, saya menemukan apa yang tampak seperti “kesalahan dalam foto”, tetapi lebih mirip sebuah kubus hitam yang mengorbit di sekitar matahari kita.

Ya tentu benar, satu kesalahan foto!

Anda salah! NASA dengan SOHO yang mereka punya adalah peralatan teleskopik paling canggih yang dimiliki NASA di dunia yang tersedia untuk saat ini.

20 JUNI 2011 Kubus diatas matahari

20 JUNI 2011 - Zoomed

Untuk sebuah objek kubus beberapa diantaranya terlihat hilang dari foto!
Semua  itu karena dipotong oleh NASA untuk menyembunyikan sesuatu atau… memang itu adalah kubus yang sedang terbang diorbit dan mengelilingi matahari?
Gila? Kukira tidak. Seberapa sering Anda melihat langsung ke matahari?
Jarang, tidak pernah? Ya, karena akan merusak mata Anda.
Jadi objek-objek itu tidak akan diketahui, namun para ilmuwan di seluruh dunia telah menyatakan: ada UFO yang mengorbit matahari berkali-kali lebih besar dari bumi!

28 JUNI 2011 - Giant Black Cube Orbiting Earth's Sun Detected on NASA's SOHO photos, UFO Sighting News.
Giant Black Cube Orbiting Earth's Sun Detected on NASA's SOHO photos, UFO Sighting News.
28 JUNI 2011 - (Zoomed) Giant Black Cube Orbiting Earth's Sun Detected on NASA's SOHO photos, UFO Sighting News.
Saya telah mencatat tiga contoh kubus ini terbang di dalam posisi yang berbeda pada bulan Juni 2011 ini. Lihatlah foto-foto diatas dan kemudian apa yang Anda pikirkan?

Penampakan benda-benda UFO tak dikenal di seputaran matahari ini bukan hanya sekali saja, namun sudah berkali-kali dengan bentuk yang beragam.

Pesawat Star Trek, the Enterprise sedang berhadapan dengan pesawat bangsa Borg yang berbentuk kotak kubus dan amat besar. (courtesy: startrek.com)
Bahkan beberapa UFO diantaranya lebih besar dari planet di tatasurya kita.

Bentuk UFO kubus seperti ini mengingatkan seperti dalam film fiksi ilmiah Star Trek, yaitu bangsa yang paling ditakuti di semesta raya, Bangsa Borg.

UFO jenis kubus raksasa seperti ini memang hanya dimiliki oleh bangsa Borg, yaitu bangsa setengah robot dan setengah makhluk humanoid.

Bangsa Borg mengumpulkan bangsa-bangsa humanoid (bangsa yang berbentuk manusia) dari semua planet untuk dijadikan bangsa mereka.

Bangsa Borg adalah bangsa yang tak terkalahkan oleh bangsa lainnya di film Star Trek. Banyak planet yang berhasil dihancurkan dan mengambil seluruh penduduknya untuk dijadikan Borg.

Bangsa Borg yang terkenal tak terkalahkan oleh bangsa lain dalam film fiksi ilmiah Star Trek. Bangsa setengah humanoid dan setengah mesin ini selalu memakai pesawat yang berbentuk kubus.
Mereka memanfaatkan tubuh biologis dari semua bangsa dengan cara meng-implant atau memasukkan dan memodifikasi tubuh biologis tersebut.

Lalu badan dari makhluk yang ditawannya kemudian dimasukkan alat-alat mekanis di dalam tubuh bangsa humanoid itu.

Kemudian bangsa yang sudah dijadikan layaknya “zombie bermesin” oleh Borg tersebut dimasukkanlah data-data program.

Data-data berupa program itulah yang nantinya akan menjalankan Borg.

Namun data tersebut sudah dirancang sedemikian rupa dan dapat berkoneksi dengan borg yang lain.
Inilah salahsatu cara untuk dapat hidup didalam “inang” induknya yang terdiri dari organ-organ tubuh bangsa humanoid.

Akibat adanya komputer di dalam tubuh Borg, maka tiap jenis serangan terhadap mereka tak dapat dilakukan dua kali. Karena pada serangan kedua, Borg akan beradaptasi, tak mempan dan kebal.
Namun lepas dari itu semua, di dalam film Star Trek, bangsa Borg memang bangsa yang paling ditakuti oleh semua bangsa, ras dan spesies sejagad raya.

Juga saya punya foto di bawah ini dari foto SOHO, yang satu ini terlihat 3D untuk saya. Dan jelas sekali bahwa itu adalah UFO berbentuk kubus! (scottcwaring/icc.wp.com)

Tiga Dimensi (3D) UFO bentuk Kubus disekitar matahari

VIDEO:

Video tentang Mike yang memberitahu: Bagaimana Caranya Untuk Melihat UFO di daerah Matahari dengan memanfaatkan SOHO melalui iPad
1. Mainan Lego
Pada 5 Agustus lalu, NASA meluncurkan pesawat Juno, yang ketika mencapai Jupiter pada tahun 2016, akan mengorbit planet tersebut selama satu tahun bumi untuk mempelajari atmosfernya sebelum mencapai permukaan.

Nah, turut serta dalam pesawat ruang angkasa adalah tiga patung mainan Lego: Jupiter, sang raja para dewa Romawi; Juno, salah satu istrinya; dan salah satu astronom, Galileo Galilei.

Penempatan objek ini merupakan bagian dari kemitraan antara NASA dan kelompok LEGO untuk menginspirasi anak-anak dalam mengeksplorasi ilmu pengetahuan dan teknologi.

2. Piringan Emas
Sejak tahun 1977, yakni ketika pesawat NASA Voyager 1 dan Voyager 2 diluncurkan ke ruang angkasa, setiap bentuk yang punya potensi kehidupan dan punya kemampuan mendengar, punya akses terhadap suara-suara yang ada di bumi.

Apa saja isi rekaman tersebut? Suara tersebut antara lain terdiri dari musik dari berbagai budaya dan era, suara alam dan suara buatan manusia (yaitu, ciuman antara ibu dan anak, suara hujan, angin dan surfing), semua ada dalam 12-inci cakram tembaga berlapis emas.

Isi dari rekaman ini dipilih oleh sebuah komite yang diketuai oleh Carl Sagan, juga mencakup sebuah pesan dari Presiden Jimmy Carter dan 115 gambar yang dikodekan dalam bentuk analog.

3. Artefak dari Jamestown
Artefak ini ditemukan dari dasar sumur oleh para arkeolog yang meneliti koloni di Jamestown, Virginia, Bongkahan bertulisan “Yames Towne” ini kemungkinan pernah melekat pada peti pengiriman barang.

NASA menempatkan artefak ini bersama dua set koin di kapal pesawat ulang-alik Atlantis untuk misi Maret 2007, dalam rangka memperingati Jamestown yakni pemukiman pertama orang Inggris di Amerika.

4. Perangko Kontroversial
Apollo 15, yang diluncurkan pada tahun 1971, terkenal karena menjadi yang pertama untuk menggunakan kendaraan beratap terbuka, yang dikenal sebagai Lunar Roving Vehicle.

Namun misi itu juga terkenal oleh para astronotnya yang terlibat kontroversi setelah mendarat. Para astronot tersebut ketahuan membawa souvenir yang tidak sah yakni hampir 400 perangko, yang bermaksud mereka jual pada saat kembali ke bumi.

Insiden ini mendorong NASA untuk mengambil tindakan disipliner terhadap para astronot dan membuat aturan baru tentang apa yang bisa dibawa ke ruang angkasa.

5. Lightsaber Milik Luke Skywalker
Penggemar Star Wars tentu sudah tidak asing dengan pedang lightsaber milik Luke Skywalker. Properti dari film Return of The Jedi ini ikut ke ruang angkasa bersama pesawat ulang alik Discovery dalam rangka merayakan ulang tahun ke 30 dari rilis Star Wars 1977.

Lightsaber tersebut diantar ke bandara California oleh orang berpakaian seperti Chewbacca, diterbangkan ke Houston, bertemu di sana dengan orang-orang berkostum Star Wars, dipajang sebentar di Johnson Space Center, diterbangkan ke Cape Canaveral, kemudian meluncur ke ruang angkasa dan kembali ke bumi.

6. Abu Pemeran Star Trek
James Doohan, yang memainkan Scotty dalam serial televisi Star Trek versi original (dan juga membintangi 7 film layar lebar Star Trek), menginginkan abu jenazahnya ditembakkan ke ruang angkasa, sebuah proses yang nampak lebih sederhana dibandingkan sebenarnya.

Pada Mei 2007, pesawat sempat terbang singkat selama beberapa menit sebelum kemudian jatuh ke padang pasir New Mexico bersama abu 199 orang lainnya.

Setahun kemudian, dalam usaha lanjutan untuk mengirim abu Doohan ke angkasa, sebuah roket yang membawanya meledak di atas Samudera Pasifik. Doohan sendiri ingin mengikuti jejak pencipta Star Trek yakni Gene Roddenberry, yang abunya ditembakkan ke angkasa pada misi tahun 1992 dan 1997, hanya saja sayangnya Doohan kurang beruntung.

7. Koin Grissom
Pada Juli 1961, astronot Gus Grissom menjalankan Proyek Merkurius, yang merupakan program human-spaceflight pertama di AS.

Grissom berangkat membawa beberapa barang yakni 50 koin, tiga lembar uang 1 dollar, beberapa model kapsul kecil, dan dua pasang badge pilot, yang semuanya dianggap lebih berharga karena telah melakukan perjalanan ke ruang angkasa.

Penerbangannya sukses, namun mengalami masalah saat mendarat di Samudera Atlantik, yakni ketika Grissom sadar bahwa souvenir yang dibawanya terlalu berat.

Grissom nyaris tenggelam, namun berhasil menyelamatkan diri. Pesawat Liberty Bell sendiri tenggelam, namun berhasil ditemukan 30 tahun kemudian, bersama dengan koin-koin yang pernah dibawanya.

8. Stik dan Bola Golf
Menjelang akhir penjelajahannya bersama Apollo 14, astronot Alan Shepard menginformasikan kepada NASA bahwa ia membawa stik golf dan juga beberapa bola. Setelah beberapa ayunan tidak berhasil, karena baju astronot yang berat, akhirnya ia dapat mendorong salah satu bola sejauh bermil-mil.”
9. Potret Keluarga
Bagi Charles Duke, tidak cukup ia menjadi orang termuda yang pernah berjalan di bulan ketika ia menjadi pilot Apollo 16 pada tahun 1972.

Untuk menancapkan jejaknya di angkasa, Duke memutuskan untuk meninggalkan potret keluarganya (Duke, Dotty istrinya dan anak-anaknya nya Charles dan Tom) di permukaan bulan. Dan untuk memastikan bahwa semua orang tahu tentang hal itu, Duke mengambil gambar foto dengan kamera Hasselblad 70-mm miliknya .

Bagian belakang foto, yang dikemas dalam foil transparan, berbunyi: “Ini adalah keluarga Astronaut Duke dari Planet Bumi Mendarat di Bulan, April 1972.”

10. Buzz Lightyear dari Toy Story
Buzz Lightyear, sosok astronot dalam film Toy Story, terbang ke angkasa pada tahun 2008 bersama Discovery.

Buzz Lightyear sempat tinggal di International Space Station selama lebih dari 450 hari sebelum mendarat kembali ke bumi pada 11 September 2009. Kesertaan Buzz Lightyear di ruang angkasa ini terkait dengan pembukaan Toy StoryMania Toy, sebiah atraksi di Disney World dan Disneyland.
Armargh, Irlandia – Apostolos Christou dan David Asher, astronom dari Armagh Observatory, Irlandia Utara menyatakan bahwa asteroid yang beberapa waktu lalu ditemukan, ternyata telah mengikuti Bumi dengan pergerakannya sendiri mengelilingi Matahari setidaknya selama 250 ribu tahun terakhir!
Asteroid bernama 2010 So16 yang memiliki diameter beberapa ratus meter itu juga merupakan asteroid terbesar yang berada di sekitar Bumi. Diperkirakan, asteroid ini memiliki hubungan erat dengan asal muasal planet Bumi.

Asteroid bernama 2010 So16 ini telah mengintai dan membuntuti Bumi sejak 250 ribu tahun yang lalu!
Menurut para astronom, ia akan terus memantau pergerakan Bumi setidaknya untuk 100 ribu hingga jutaan tahun ke depan. Temuan ini sendiri dipaparkan dalam jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society.
“Jarak rata-rata asteroid ini dengan Matahari identik dengan jarak Bumi dengan Matahari,” kata Christou, seperti dikutip dari Cosmosmagazine, edisi April 2011. “Menariknya, orbit asteroid ini juga sangat serupa dengan orbit Bumi,” ucapnya.
Namun demikian, jalur yang diambil asteroid aneh ini tidak serupa dengan Bumi. Dalam perjalanannya mengelilingi Matahari, ia membuat jalur yang berbentuk seperti ladam atau sepatu kuda.
“Asteroid 2010 So16 membutuhkan waktu 175 tahun untuk menyelesaikan perjalanan dari ujung satu ke ujung lainnya pada jalur sepatu kuda tersebut,” kata Christou.

2010 So16 - Image Zoom

Dalam orbit berbentuk ladam, asteroid akan bergerak mendekat dan menjauh dari bumi tanpa pernah melintasi bumi. Ketika mendekati bumi, 2010 SO16 akan bergerak dengan lambat. Sampai jarak tertentu dari bumi, asteroid akan kembali ditarik oleh matahari sehingga berbalik dari arah lintasan semula. Gerakan berbalik ini berlanjut sampai planet berada di balik matahari dan mendekat lagi dengan bumi dari sisi berlainan.
“Ketika kecepatan asteroid itu seimbang dengan kecepatan Bumi, Bumi tidak menariknya,” ucapnya. “Tidak tertariknya asteroid oleh gravitasi Bumi membuat asteroid itu menjadi lebih dekat dengan Matahari dan itu membuat So16 mendapat kecepatan tambahan.”
Jika dilihat dari bumi, pola gerak bolak-balik asteroid akan tampak seperti tapal kuda. Namun jika dilihat dari sudut pandang asteroid, benda langit ini bergerak dalam arah yang sama. Periode orbit asteroid adalah selama 3,5 abad.

Lintasan "aneh" asteroid 2010 So16 dalam perjalanannya mengelilingi Matahari, ia membuat jalur yang berbentuk seperti ladam atau sepatu kuda.
Orbit unik asteroid ini diprediksi tak akan berlangsung selamanya. Orbit ladam merupakan tipe orbit yang labil sehingga sebuah tarikan kecil dari benda langit lain saja sudah bisa membuyarkan bentuk orbitnya. Namun sejauh ini orbit ladam asteroid 2010 SO16 masih kokoh dengan lintasan ladam tersebut setidaknya hingga 120 ribu tahun mendatang.
Saat ini, asteroid tersebut berada di salah satu titik yang terdekat dengan Bumi. Diperkirakan, asteroid ini dapat dilihat dalam beberapa dekade ke depan. (sm/ar/vs/tmp/icc.wp.com)

Lintasan Asteroid 2010 SO16

WASHINGTONG – Biasanya, di ruang pengendali misi di Laboratorium NASA Jet Propulsion terdapat larangan meminum sampanye. Namun, tahun baru kemarin larangan tersebut sejenak dilupakan setelah sepasang pesawat ruang angkasa NASA tiba di bulan untuk menjalankan misi pertamanya, mempelajari gravitasi bulan.

Perjalanan Grail-A dan Grail-B ke bulan tersebut menghabiskan waktu tiga setengah bulan dengan jarak tempuh 2,5 juta mil. Kecepatan keduanya jauh lebih lama dari penerbangan ke bulan oleh para astronot Apollo yang hanya menghabiskan waktu tiga hari.

Sejak roket Grail, yang seukuran mesin cuci, diperas menjadi sebuah roket kecil demi penghematan biaya, perjalanan ke bulan menjadi 30 kali lebih lama dibandingkan lama waktu yang ditempuh para astronot Apollo. "Kita bisa merayakan tahun baru sekarang," kata Manajer Proyek, David Lehman, usai menghadiri pesta pasca misi, dimana kue-kue dan minuman-minuman keras disajikan.

Kedatangan dua pesawat itu terpisah selama 24 jam. Drama tersebut terjadi pada malam tahun baru, saat Grail-A terbang di atas kutub selatan, membakar mesinnya sebelum mendarat di orbit bulan. Sehari setelahnya, Grail-B mengulangi manuver kembarannya tersebut.

Tepuk tangan pun membahana di ruang pengendali misi saat keduanya memberikan sinyal dalam kondisi bagus dan mulai mengelilingi bulan. "Segalanya bekerja jauh lebih baik dari yang saya harapkan," kata Lehman.

Para ilmuwan berharap terus mempelajari bulan. Pertanyaan penting saat ini adalah bagaimana benda angkasa tersebut terbentuk. Mereka akan menggunakan alat ukur gravitasi Grail yang akan menunjukkan apa yang ada di bawah permukaan bulan.

Pesawat luar angkasa sebelumnya telah berusaha mempelajari gravitasi bulan, yang kira-kira seperenam gravitasi bumi, dengan keberhasilan yang beragam. Grail diperkirakan akan memberikan para ilmuwan peta yang paling rinci mengenai gravitasi bulan serta pemahaman mengenai interior bulan, dari permukaan ke inti.

Pengumpulan data tersebut tidak akan dimulai sampai Maret nanti karena pesawat luar angkasa lain yang hampir mirip dengan Grail saat ini telah memperbaiki posisi mereka dan berputar-putar di posisi 34 mil di atas permukaan bulan.

WASHINGTON — Misi Kepler dari badan antariksa Amerika Serikat (NASA) memastikan telah menemukan dua planet seukuran Bumi yang mengorbiti sebuah bintang seperti Matahari dalam sistem tata surya kita, demikian NASA seperti dikutip Reuters, Kamis (22/12)
NASA menyebut penemuan ini adalah tonggak bersejarah dalam misi pencarian planet-planet serupa Bumi.
Kedua planet yang dinamai Kepler-20e dan Kepler-20f ini adalah planet-planet terkecil di luar sistem tata surya yang dikonfirmasi mengelilingi sebuah bintang seperti Matahari, demikian NASA.
Kedua planet baru  ini terlalu dekat ke bintang mereka untuk bisa disebut berada di zona layak ditempati kehidupan (habitable zone) di mana ada air likuid pada permukaan planet.
"Penemuan ini menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa planet-planet seukuran Bumi ada di sekitar bintang-bintang lain (di luar Matahari) dan bahwa kita mampu mendeteksinya," kata Francois Fressin dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics di Cambridge, Massachusetts.
Kedua planet baru ini diyakini sebagai planet berbatu.  Kepler-20e agak lebih kecil dibandingkan Venus, dengan radius 0,87 kali dari jari-jari Bumi.
Kepler-20f sedikit lebih besar dibandingkan Bumi dengan jari-jari 1,03 kali jari-jari Bumi. Kedua planet ini berada di sistem beranggotakan lima planet yang dinamai dengan Kepler-20, sedangkan jaraknya adalah 1.000 tahun cahaya dalam konstelasi Lyra.Kepler-20e mengorbiti bintangnya setiap 6,1 hari, sementara Kepler-20f mengorbit setiap 19,6 hari.Kepler-20f, yang bersuhu 800 derajat Fahrenheit, mirip dengan rata-rata hari planet Merkurius.
Suhu di permukaan Kepler-20e yang mencapai lebih dari 1.400 derajat Fahrenheit, bisa melelehkan kaca.
Teleskop ruang angkasa Kepler mendeteksi planet-planet dan calon planet dengan mengukur kekuatan cahaya lebih dari 150.000 bintang ketika planet-planet melintas di depan bintang-bintangnya.

California, Para ilmuwan telah menemukan dua lubang hitam terbesar yang pernah diamati, masing-masing dengan massa miliaran kali lebih besar dari Matahari. Demikian menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh jurnal ilmiah Nature, Senin (5/12).
Dua lubang hitam raksasa itu terletak di jantung sepasang galaksi sekitar beberapa ratus juta tahun cahaya dari Bumi. Setiap lubang hitam diperkirakan memiliki massa sekitar 10 miliar kali lebih besar dari Matahari, jauh melebihi lubang hitam terbesar yang sebelumnya ditemukan dan memiliki massa 6,3 miliar kali dari Matahari.
Tim peneliti dari University of California, Berkeley, yang dipimpin oleh Nicholas McConnell dan Chung-Pei Ma mengatakan satu lubang hitam terletak di NGC 3842, cluster galaksi paling terang sekitar 320 juta tahun cahaya dari Bumi. Lubang kedua merupakan "massa yang sebanding atau lebih besar" dan terletak di NGC 4889, galaksi paling terang di cluster Coma sekitar 335 juta tahun cahaya jauhnya.
"Kedua lubang hitam ini secara signifikan lebih besar dari yang diperkirakan," tulis para astronom. Mereka mengatakan, perhitungan menunjukkan bahwa proses evolusi yang berbeda mempengaruhi pertumbuhan terbesar galaksi dan lubang hitam mereka daripada galaksi yang lebih kecil.
Para astronom juga sudah lama menduga bahwa sejak alam semesta dimulai telah memendam lubang hitam dengan massa ukuran dua raksasa yang baru ditemukan itu. Lubang hitam kosmik ini tumbuh secara bersama-sama dengan galaksi mereka, menghirup gas, planet dan bintang-bintang.
"Ada hubungan simbiosis antara lubang hitam dan galaksi mereka yang sudah ada sejak dulu," kata Kevin Schawinski, seorang astronom Yale dalam penelitiannya pada Juni lalu. (AFP/JAY/MEL)

Observatorium antariksa milik NASA, Kepler, menemukan planet yang berada pada lokasi yang cukup nyaman bagi munculnya kehidupan. Temuan ini menjadi temuan planet layak huni pertama oleh wahana yang beroperasi sejak tahun 2009 ini.

Planet baru tersebut bernama Kepler-22b, berukuran sekitar 2,4 kali radius Bumi. Orbit planet ini berukuran 0,85 kali jarak Bumi-matahari. Diperlukan waktu sekitar 290 hari bagi planet ini untuk memutari bintang induknya.

"Temuan ini menjadi tonggak penting dalam pencarian kembaran Bumi," ujar ilmuwan dari misi Kepler, Douglas Hudgins.

Bintang induk Kepler-22b berada sejauh 600 tahun cahaya dari Bumi. Bintang ini tergolong sebagai bintang kelas G yang sangat mirip dengan matahari.

Zona layak huni bintang ini berukuran 0,7-1,2 kali jarak Bumi-matahari. Dengan demikian, Kepler-22b berada di sisi terdalam dari kawasan yang sanggup menopang kehidupan ini. Air dalam fasa cair, serta oksigen dalam jumlah melimpah sangat mungkin ada di permukaan planet ini.

Proses penemuan planet ini dilakukan menggunakan metode transit. Observatorium mengamati perubahan cahaya bintang setiap saat dan menunggu planet melintas di depan bintang tersebut. Saat dilintasi planet, terang bintang berubah drastis. Dari perubahan terang ini, ilmuwan bisa mengetahui radius, jarak orbit, dan periode orbit planet.

Bersamaan dengan temuan planet layak huni ini, misi Kepler juga mencatat 1.000 kandidat planet baru. Dugaan sementara, 10 planet yang berada di dalam daftar juga berukuran setara dengan Bumi dan berada di dalam zona. Namun, dibutuhkan observasi lanjutan untuk mengkonfirmasi dugaan ini.
Pluto yang jauh dan kecil ternyata telah lama menyembunyikan sesuatu dari Bumi. Planet jauh itu ternyata menyembunyikan bulan baru.

Pada Rabu (20/7), NASA mengumumkan, Hubble Space Telescope menemukan bulan keempat yang mengitari planet yang diturunkan 'pangkatnya' dari planet menjadi planet kerdil.


Astronom telah lama meneliti Pluto untuk mengetahui apakah planet ini memiliki cincin. Alih-alih menemukan apa yang astronom cari seperti dilaporkan Huffingtonpost, para ahli ini malah menemukan obyek lain yang memutari planet kerdil tersebut.

Bulan tersebut merupakan bulan mini yang hanya memiliki lebar 12-34 kilometer. Bulan terbesar Pluto, Charon (SHARE-on), memiliki ukuran 80 kali lebih besar. Kedua bulan lainnya adalah, Nix dan Hydra.

Namun astronom belum menamai bulan ini. Untuk saat ini, bulan ini disebut P4.

Tahun 1790, John Michele (Inggris) dan Piere Simon (Perancis) mengatakan jika di langit ada bintang bintang tersembunyi. Kemudian tahun 1915 teori relativitas einstein memperkirakan adanya benda benda tersebut diangkasa yang mempunyai pengaruh pada waktu dan tempat. Dan akhirnya pada tahun 1957, John Wleir berkebangsaan Amerika bicara tentang Black Holes sebagai efek dari keruntuhan bintang bintang.

Tahun 1944, para ilmuwan dengan menggunakan teleskop Hubbles menetapkan adanya benda tak terlihat di garis edar M87 yang sekitarnya dikelilingi oleh gas. Mereka memperkirakan berat benda tersebut 3 Milyar kali lipat dari berat matahari. Dari sinilah ilmuwan kemudian menamainya Black Holes.

Istilah tersebut diartikan sebagai suatu wilayah disuatu tempat yang mengalami tekanan sangat dahsyat hingga terkumpul disana benda benda dengan ukuran sangat padat sekali dan tidak ada satupun yang meninggalkan tempat itu hingga cahaya sekalipun.

Black Hole terbentuk ketika sebuah bintang besar runtuh karena bahan bakarnya telah habis. Black holes ini tidak terlihat hanya saja mempunyai tarikan gravitasi sangat kuat terhadap benda benda sekitarnya. Dengan kata lain Black Holes bisa terjadi jika sebuah bintang yang mempunyai berat 20 kali lipat dari matahari kehabisan bahan bakarnya.

Istilah black hole sendiri sebenarnya kurang tepat sebab diartikan sebagai lubang hitam, yang berarti menunjukkan tempat kosong dilangit berwarna hitam. Padahal kenyataannya bintang tersebut mempunyai berat berjuta-juta kali berat matahari. Ini berarti bukan lubang hitam dilangit (karena tidak ada yang tahu warnanya), tetapi benda sangat besar berupa bintang yang tak terlihat.

Sebuah benda untuk melepaskan diri dari gaya gravitasi haruslah meluncur dengan sangat cepat. Untuk ukuran bumi benda tersebut harus dilesatkan dengan kecepatan 11 km/detik. Sementara di black holes, cahaya yang mempunyai kecepatan 300.000 km/detik saja tidak mampu melepaskan diri dari gravitasinya. Inilah kemampuan black holes yang mengerikan. Salah satu ilmuwan barat pernah membuat pernyataan tentang black hole :

It create an immense gravitational pull not unlike an invisible cosmic vacuum cleaner, As it moves, it sucks in all matter in its way-not even light can escape (Ia menciptakan kekuatan gravitasi yang sangat besar yang bekerja seperti vacuum cleaner alam yang tak terlihat. Ketika ia bergerak, ia akan menelan setiap yang dijumpainya - bahkan tidak ada cahaya yang bisa meloloskan diri darinya)

Pernyataan ilmuwan diatas dapat kita simpulkan menjadi 3 item besar :
1. Invisible (benda tak terlihat)
2. Vacuum Cleaner (gravitasi penyedot apa saja)
3. Move (yang bergerak dengan terus menerus)

Statement ilmuwan ini baru keluar tahun 2006. Alangkah mengejutkannya manakala Al Quran ternyata telah memberikan detailnya 15 abad silam hanya lewat petikan 2 ayat pendek: "falaa uqsimu bilkhunnas, al jawaarilkunnas" (Attakwiir: 15 - 16)

Pada ayat tersebut Allah bersumpah dengan bintang bintang, yang jika kita simpulkan akan menjadi demikian:
1. Khunnas = yang tersembunyi dan tidak terlihat selamanya. (Invisible)
2. Al Jawaari = yang beredar dan bergerak dengan kecepatan tinggi (Move)
3. Kunnas = yang menelan semua yang dilaluinya (inilah kerja dari Vacuum Cleaner)

Maha Suci dan Maha Besar Allah yang telah menurunkan Al Quran lewat Rosulnya sebagai.............MUKJIZAT TAK TERBANTAHKAN SEPANJANG MASA.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar
The following footage has been kept in a close relative's private safe for the past 30 years. It was procured from a worker within the Nasa program during the early 70's and has been stored away until now.

The photos and footage contain over 100 un-edited and UNSEEN photos from the moon and Mars, including un-aired video footage from Nasa missions.

I cannot publish this footage due to it's sensitive nature, however if you would like a downloadable file please e-mail me at secureteam10@gmail.com - $30 for access to the most revealing moon footage never seen..

NASA has not published any of this footage to date. Anywhere.

The proceeds will be reinvested into the UFO community through a new website being created in order to help others who may have sensitive information, with the goal of helping them get said material out to the masses without the worry of government censorship.







Memang banyak sekali rahasia yang belum terungkap di alam semesta ini,keanehan, dll. Yang terbaru adalah pesawat luar angkasa NASA, Cassini merekam suara mengerikan yang diperkirakan berasal dari cincin Saturnus. Suara ini bukan sebuah hoax, melainkan rilis resmi dari NASA. Suara ini dihasilkan oleh sesuatu yang disebut dengan Saturn kilometric radation yang dihasilkan bersamaan dengan aurora Saturnus.

Radio Cassini dan Plasma Wave Science (RPWS) mengambil frekuensi gelombang dengan resolusi tinggi yang memungkinkan untuk mengkonversi gelombang radio tersebut ke dalam rekaman audio dengan menggeser rentang frekuensinya seperti halnya pada radio yang kita miliki yaitu dari gelombang radio diterjemahkan menjadi suara.

Foto spiral misterius yang berada di dekat sebuah bintang yang menyala diabadikan teleskop luar angkasa, Hubble milik Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA.

Foto tersebut diambil menggunakan cahaya infra merah.

Seperti diberitakan situs NASA, hingga kini ilmuwan belum menemukan apa penyebab struktur spiral aneh tersebut.

Mereka juga tidak punya ide, mengapa spiral itu juga bersinar.

Diduga kuat, spiral terang itu disebabkan cahaya yang dipantulkan bintang-bintang di dekatnya.

Sementara spiral tersebut diduga hasil dari bintang yang berada dalam sistem bintang biner -- yang memasuki fase planetary nebula -- ketika ia melepas atmosfer terluarnya.

Foto itu menunjukkan nebula praplanet yang tidak biasa disebut IRAS 23166 1655 yang membentuk selubung debu di sekitar LL Pegasi, bintang di konstelasi Pegasus.
Pola itu menunjukkan asal nebula, terdiri dari debu dan gas melesat keluar dengan kecepatan lebih dari 50.000 kph.
Meskipun namanya planet nebula tapi tidak ada hubungannya dengan planet. Obyek itu memperoleh nama seperti karena ukurannya yang kecil dibandingkan bintang umumnya
Dengan tingkat ekspansi dari gas spiral, lapisan baru seharusnya tampak setiap 800 tahun.

Ini bukan spiral pertama yang ditangkap Hubble.

NASA melalui Teleskop Hubble mengabadikan foto menakjubkan, sebuah galaksi spiralyang jaraknya triliunan mil dari Bumi.

Galaksi yang dinamakan NGC 4911 berbentuk melingkar, seperti roda.

Galaksi itu terletak 320 juta cahaya dari Bumi -- tepatnya  di 'Coma Cluster' -- yang terdiri dari 1.000 galaksi dan kumpulan bintang-bintang yang mirip dengan Galaksi Bima Sakti.

NASA memberi judul gambar itu, 'Island Universe' atau 'Pulau Alam Semesta' -- menunjukkan wajah megah galaksi spiral di konstelasi Coma Berenices utara, di tengah lautan bintang-bintang.

Galaksi ini terdiri dari jalur yang kaya debu dan gas di dekat pusat lingkaran galaksi.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Copyright © Artikel | Berita Unik .